Inovatips

Kabar Inovatips Terbaru

5 Alasan Water Heater Listrik Perlu Dimatikan

Water Heater

Sumber: www.rheem.id

Water heater listrik kini menjadi salah satu perangkat standar di banyak rumah tangga. Kepraktisannya dalam menyediakan air hangat untuk mandi atau keperluan lain menjadikannya perangkat yang sering digunakan setiap hari. Namun, meski fungsinya membantu, penggunaan water heater listrik yang terus-menerus juga memiliki risiko tertentu. Mengelola pemakaian dengan bijak dapat meningkatkan keselamatan, efisiensi energi, dan umur perangkat itu sendiri.

Penggunaan pemanas air kamar mandi setiap saat ternyata tidak selalu dianjurkan terutama jika perangkat akan ditinggalkan dalam waktu lama, misalnya saat keluar kota selama beberapa hari atau seminggu. Ada sejumlah faktor teknis dan keamanan yang sebaiknya dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk meninggalkan water heater listrik dalam keadaan menyala sepanjang hari.

Mengapa Water Heater Perlu Dimatikan

Berikut lima alasan utama mengapa water heater listrik sebaiknya dimatikan ketika tidak digunakan:

1. Mengurangi Risiko Korsleting dan Kebakaran

Water heater listrik bekerja dengan elemen pemanas yang memanaskan air hingga suhu tertentu. Jika perangkat terus menyala tanpa pengawasan, risiko korsleting atau overheating meningkat.

Menurut data dari beberapa sumber, kebakaran rumah akibat korsleting listrik menjadi salah satu penyebab utama insiden rumah tangga. Mematikan water heater saat tidak digunakan menjadi langkah pencegahan penting untuk mengurangi risiko ini.

2. Menghemat Konsumsi Listrik

Salah satu faktor utama adalah efisiensi energi. Meskipun sebagian besar water heater modern sudah dilengkapi thermostat yang akan mematikan dan menyalakan elemen secara otomatis, mematikan unit saat rumah ditinggal lama tetap membantu mengurangi konsumsi listrik siaga. Pemakaian alat listrik secara tidak efisien dapat meningkatkan tagihan listrik.

3. Memperpanjang Umur Perangkat

Elemen pemanas yang bekerja terus-menerus akan aus lebih cepat. Jadi, pastikan untuk mematikan water heater ketika tidak digunakan. Sebab, walau thermostat berfungsi mengatur suhu secara otomatis, menonaktifkan water heater saat tidak dipakai dalam waktu lama dapat mengurangi beban kerja komponen. Hal ini membantu memperpanjang umur perangkat.

4. Mengurangi Risiko Kebocoran Air

Tekanan internal dan suhu tinggi dalam tangki water heater dapat meningkatkan kemungkinan kebocoran jika perangkat terus-menerus bekerja. Kerusakan pada katup atau sambungan pipa dapat memicu kebocoran yang merusak area sekitar kamar mandi atau bahkan menyebabkan kerusakan lebih luas pada struktur rumah. Menonaktifkan pemanas air kamar mandi saat tidak digunakan membantu menjaga kondisi tangki dan komponen lainnya tetap stabil.

5. Meminimalkan Pertumbuhan Bakteri

Meskipun air panas dapat membunuh sebagian bakteri, tangki yang terus-menerus dipanaskan tanpa siklus penggunaan yang teratur justru memungkinkan beberapa jenis bakteri tahan panas berkembang di bagian yang tidak terkena panas maksimal. Hal ini karena Pada kondisi rumah kosong dalam waktu lama, air yang tersimpan di dalam tangki berpotensi mengalami stagnasi.

Jadi, pastikan Anda tidak mematikan water heater dalam waktu yang lama. Cara terbaiknya, menurut American Water Works Association (AWWA) adalah dengan menggunakan water heater dengan siklus nyala-mati untuk memastikan suhu aman dan mengurangi risiko pertumbuhan bakteri.

Selain 5 alasan di atas, penting memperhatikan lokasi pemasangan water heater. Jarak terlalu dekat dengan peralatan elektronik atau dinding dapat menimbulkan panas berlebih, sedangkan ventilasi yang baik dan pengaturan suhu tepat menjaga keamanan dan kenyamanan saat mandi.

Tips Menggunakan Water Heater dengan Aman

Selain mematikan perangkat saat tidak digunakan, beberapa langkah tambahan bisa membantu pemakaian lebih aman dan efisien:

  • Periksa kondisi kabel dan soket listrik secara berkala.
  • Pastikan katup pengaman berfungsi dengan baik.
  • Gunakan timer atau saklar otomatis untuk mematikan water heater ketika air hangat tidak diperlukan.
  • Bersihkan tangki secara rutin untuk mencegah endapan mineral.
  • Jangan menyalakan perangkat saat tangki kosong.
  • Periksa tekanan air agar tidak melebihi kapasitas tangki.
  • Pastikan instalasi listrik sesuai standar untuk menghindari risiko arus berlebih.

Penggunaan pemanas air kamar mandi yang bijak membantu menciptakan lingkungan rumah yang lebih aman, hemat energi, dan nyaman. Mematikan water heater listrik saat tidak digunakan bukan hanya soal menghemat listrik, tetapi juga menjaga umur perangkat dan keselamatan keluarga.

Untuk mengetahui produk water heater yang lebih efisien dan aman, kunjungi dvsworld.co.id  dan temukan produk pemanas air listrik Rheem yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari, dengan fitur hemat energi serta keamanan yang teruji.